SOSIALISASI PENERTIBAN BANGUNAN DALAM RANGKA NORMALISASI WADUK PLUIT PENJARINGAN JAKARTA UTARA

Written by operator operator. Posted in Berita Umum, featured, Kategori Berita

Pwaduk-pluit-2ada hari Rabu tanggal 24 April 2013 pukul 09.00 wib s/d 17.00 wib Polres Metro Jakaarta Utara bersama Polsek Metro Penjaringan telah melaksanakan pengamanan sosialisasi penertiban bangunan di sekitar Waduk, dalam rangka Normalisasi Waduk Pluit di belakang Polsubsektor Pluit Timur Jl. Pluit Timur Raya Kel. Pluit Kec. Penjaringan Jakarta Utara. Polsubsektor Pluit Timur merupakan salah satu bangunan yang terletak di Jl. Pluit Timur Raya dengan luas tanah 6 x 9 = 54 m2 dan luas bangunan 6 x 6 = 36 m2 yang berdiri di tanah milik BPL Pluit / Pemda DKI Jakarta yang akan dibongkar sehubungan dengan normalisasi waduk Pluit. Kronologis/ sejarah keberadaan Polsubsektor Plui9t Timur dibangun pada tahun 2000, pada masa KOMPOL KRISNA MURTI menjabat Kapolsek Metro Penjaringan saat itu mendapat laporan bahwa tingginya kasus Curas Curanmor di wilayah Pluit Timur dan keinginan warga Pantai Mutiara agar didirikan Pospol di wilayah tersebut, dengan pertimbangan di Pantai Mutiara sudah ada Pos Airud, maka dibangunlah Pos Pol Pluit Timur di Jl. Pluit Timur Raya dengan menggunakan lahan / tanah kosong di pinggiran Waduk Pluit dengan tetap menggunakan dana konsorsium dari warga Pantai Mutiara. Terkait dengan normalisasi waduk Pluit tersebut diatas, pada hari Selasa Selasa tanggal 23 April 2013 sekira pukul 10.39 wib seluruh perlengkapan Polsubsektor Pluit Timur dipindahkan sementara ke Sekretariat RW 06 Pantai Mutiara Kel. Pluit Kec. Penjaringan Jakarta Utara. saat itu beberapa warga menduduki Polsubsektor Pluit Timur dengan tujuan rumah-rumah mereka yang berada di belakang Polsubsektor tidak dibongkar karena mereka beranggapan dengan dibongkarnya Polsubsektor maka rumah mereka akan dibongkar pula, kemudian Kasat Binmas AKBP AFRISAL, SiK menemui tokoh masyarakat diantaranya Bpk. KARSONO (Ketua Forum Warga Muara Baru), Daeng MANSYUR, Daeng REWA, Daeng USMAN dan Daeng LANI mengadakan musyawarah sehingga pada akhirnya warga memahami dan sebagian bersedia  meninggalkan Polsubsektor Pluit Timur dan sebagian lagi masih bertahan agar Polsubsektor tersebut tidak jadi dibongkar. Kemudian pada hari Rabu tanggal 24 April 2013 sekira pukul 09.00 wib Kanit Provos Sipropam dan Kanit Paminal beserta satu anggota Sipropam melaksanakan pengecekan terhadap kegiatan penertiban dan kondisi Polsubsektor Pluit Timur, dimana warga yang kemaren menduduki Polsubsektor Pluit Timur sudah meninggalkan lokasi Polsubsektor, sementara seluruh asset / barang inventaris Polsubsektor Pluit Timur saat ini sudah dipindahkan ke Posubsektor sementara di Posko Satuan Pengamanan Pantai Mutiara (Sekretariat RW 016 Kel. Pluit Kec. Penjaringan Jakarta Utara). Bahwa kegiatan penertiban belum dilaksanakan hanya sosialisasi kepada warga, bertindak selaku  penanggungjawab dalam kegiatan tersebut dari Dinas PU DKI Jakarta Bpk. H. HARYANTO, dengan tujuan untuk mensukseskan program Pemerintah normalisasi Waduk Pluit sehingga di masa mendatang diharapkan tidak terjadi musibah banjir kembali.

Trackback from your site.

Comments (2)

  • ray ban wayfarer

    |

    Awsome site! I am loving it!! Will come back again. I am taking your feeds also.

    Reply

Leave a comment