• polresjakut

  • kapolres-jakut-beri-penghargaan-anggotanya-yang-berprestasi-010-debby

  • kapolres-jakut-beri-penghargaan-anggotanya-yang-berprestasi-001-debby

  • polres-jakut-tangkap-tersangka-pemilik-66-kg-ganja-003-debby

PRESS RELEASE KASUS PENGEROYOKAN DAN PENGANIAYAAN YANG MENGAKIBATKAN KORBAN MENINGGAL

Written by operator operator. Posted in Berita Kriminal

Release kroyok 1 Release kroyok 2 Release kroyok 3

Pada hari Minggu tanggal 31 Agustus 2014 pukul 16.00 wib, bertempat di Lobby Polres Metro Jakarta Utara, Jln. Yos Sudarso No.1 Kel. Rawa Badak Utara Kec. Koja Jakarta Utara, telah berlangsung Press Relese kasus pengeroyokan sebagaimana dimaksud dalam pasal 170 KUHP. Primer secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orangsubsider penganiayaan yang mengakibatkan matinya korban, yang terjadi pada hari Senin,  tanggal 25 Agustus 2014 sekitar pukul 22.30 wib. di Cafe Seven Eleven Jl. Bugis Raya Kel. Sungai Bambu Kec. Tg. Priok   Jakarta Utara.

Korban an. REFLINSON MANANGGEL, laki-laki  Minahasa 22 Thn, Kristen, Mahasiswa,  Alamat asal Desa Kulu Kec. Wari Sulawesi Utara.

Tersangkapelaku : 1. HER HP. Laki-laki 21 Th, Kristen, Mahasiswa, Alamat : Jaga IV Desa Winorangian Kec. Tambatu Utara Kab.  Minahasa Tenggara Manado Sulawesi Utara atau Kontrakan : Jl. Warakas IV Gg.18 No.30 B Rt.10/14 Kel. Warakas Kec. Tg. Priok Jakarta Utara, 2. ER TAM als. ASO, laki-laki Minahasa 28 Thn, Kristen, Tidak kerja, Alamat : Mes Manado Jl. Swasembada Barat Gg. IX No.35 Kel. Kebon Bawang Kec. Tg. Priok Jakarta Utara atau ( KTP ) Kp. Lingkungan II Rt.-/02 Kel. Sindulang Dua Kec. Tuminting Kota Manado Sulawesi Utara

Kronologis kejadian pada hari Senin, tanggal 25 Agustus 2014 sekira pukul 15:00 Wib, pelaku 1 ( HER HP. ) datang di TKP ( Cafe SEVEN ELEVEN Jl.Bugis Raya Kel.Sungai Bambu Kec.Tanjung Priok Jakarta Utara ), kemudian memesan minuman keras cap tikus sebanyak 2 (dua) botol kepada seseorang untuk diantar ke Cafe SEVEN ELEVEN setelah minuman datanglah korban ( REFLINSON MANANGGEL) dan teman-temannya dalam keadaan mabuk minum dimeja sebelah pelaku.

Karena minuman keras cap tikus dibeli satu botol oleh korban akhirnya pelaku memesan lagi 3 (tiga) botol minuman keras cap tikus kemudian sekitar pukul 18.00 wib pelaku 2 (ER TAM alias ASO) datang bersama-sama dengan temannya Sdr.ERLAND dan Sdr.FALDI ( Saksi ) ke cafe SEVEN ELEVEN dan ikut minum bersama dalam satu meja.

Sekitar pukul 22.30 wib terjadi selisih pendapat dan cek cok mulut  antara korban ( REFLINSON MANANGGEL ) dengan pelaku 2 ( ER TAM alias ASO ) saat itu korban mengajak kepada teman- temannya untuk melanjutkan minum di cafe lain ( tempat hiburan ) namun pelaku 2 ( ER TAM alias ASO ) menolak dengan alasan uangnya tidak cukup dan meminta supaya minum di TKP saja karena sudah dalam keadaan mabuk akhirnya korban ( REFLINSON MANANGGEL ) mengatakan ”PENDO” dan menantang pelaku ( ER TAM alias ASO ) untuk berkelahi selanjutnya secara spontan pelaku memukul pada bagian kepala korban ( REFLINSON MANANGGEL ) dengan menggunakan sebotol bir Anker sehingga botol pecah dan kepala korban ( REFLINSON MANANGGEL ) terluka akibat pukulan botol bir tersebut.

Melihat Pelaku ER TAM alias ASO ) memukul korban ( REFLINSON MANANGGEL ) dengan menggunakan botol bir dan memukul berkali-kali dengan menggunakan tangan akhirnya pelaku 1 HER HP. ikut memukul korban ( REFLINSON MANANGGEL ) sebanyak 3 (tiga) kali dengan menggunakan tangan pada bagian wajah sehingga korban ( REFLINSON MANANGGEL ) terjatuh dan menginjak-injak sebanyak 3 (tiga) kali pada bagian kaki korban ( REFLINSON MANANGGEL ).

Pada saat akan di lerai oleh karyawan cafe SEVEN ELEVEN atas nama SISMADI SUWONO ( saksi )  ikut menjadi korban dengan dipukul menggunakan botol bir pada bagian kepala yang mengakibatkan luka robek pada bagian kepala sebelah kanan selanjutnya dengan botol yang sudah pecah tersebut pelaku ER TAM alias ASO ) menusukkan botol tersebut kepada korban ( REFLINSON MANANGGEL ) pada bagian rahang sebelah kiri.

Upaya yang dilakukan oleh pengelola Cafe membawa korban ke Rumah Sakit Umum Daerah Koja dan dilakukan tindakan medis selama 30 menit namun nyawa tidak tertolong korban meninggal dunia, selanjutnya korban dibawa ke RSCM untuk dilakukan Visum Et Refertum, sementara kasusnya ditangani oleh Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara.